Warga Binaan Straf Cell Jalani
Penilaian Menyeluruh
Madiun,
– NUSANTARA-RAYA.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menunjukkan komitmennya
dalam pembinaan Warga Binaan dengan menggelar kegiatan asesmen bagi Warga
Binaan yang ditempatkan di straf cell.
Kegiatan
ini bertujuan untuk menentukan apakah Warga Binaan tersebut layak kembali ke
kamar hunian atau perlu memperpanjang masa penempatan di straf cell, Kamis
(2/4).
Kegiatan
asesmen dilaksanakan di ruang Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik)
yang dipantau langsung oleh petugas terkait. Proses ini dilakukan secara
objektif dan menyeluruh, dengan mempertimbangkan berbagai aspek perilaku serta
perubahan sikap Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan di straf cell.
Dalam
kegiatan tersebut, petugas melakukan evaluasi terhadap tingkat kedisiplinan,
kepatuhan terhadap aturan, serta kesiapan Warga Binaan untuk kembali berbaur
dengan penghuni lainnya. Asesmen ini juga menjadi bagian penting dalam
memastikan keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas.
Kepala
Seksi Binadik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan asesmen
ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan yang berkelanjutan.
“Melalui
asesmen ini, kami dapat menilai secara objektif perkembangan perilaku Warga
Binaan. Harapannya, mereka yang sudah menunjukkan perubahan positif dapat
kembali ke kamar hunian dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pihaknya
berkomitmen untuk menjalankan pembinaan secara profesional dan humanis.
“Penempatan
di straf cell bukan semata-mata hukuman, tetapi bagian dari proses pembinaan.
Oleh karena itu, evaluasi seperti ini penting agar setiap keputusan yang
diambil benar-benar tepat dan adil,” tegasnya.
Melalui
kegiatan asesmen ini, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang kondusif serta
mampu mendorong Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri dan kembali menjadi
pribadi yang lebih baik. (red).

